Selamat Datang di Webblog "VOCAL GROUP SOLIDEO PADANG"

Silahkan bergabung dengan kami, dengan senang hati dan tangan terbuka kami menerima kehadiran saudara... Mari kita bersama memuji dan memuliakan Tuhan lewat Vocal Group Solideo

Selamat Datang di Webblog "VOCAL GROUP SOLIDEO PADANG"

Silahkan bergabung dengan kami, dengan senang hati dan tangan terbuka kami menerima kehadiran saudara... Mari kita bersama memuji dan memuliakan Tuhan lewat Vocal Group Solideo

Selamat Datang di Webblog "VOCAL GROUP SOLIDEO PADANG"

Silahkan bergabung dengan kami, dengan senang hati dan tangan terbuka kami menerima kehadiran saudara... Mari kita bersama memuji dan memuliakan Tuhan lewat Vocal Group Solideo

Selamat Datang di Webblog "VOCAL GROUP SOLIDEO PADANG"

Silahkan bergabung dengan kami, dengan senang hati dan tangan terbuka kami menerima kehadiran saudara... Mari kita bersama memuji dan memuliakan Tuhan lewat Vocal Group Solideo

Selamat Datang di Webblog "VOCAL GROUP SOLIDEO PADANG"

Silahkan bergabung dengan kami, dengan senang hati dan tangan terbuka kami menerima kehadiran saudara... Mari kita bersama memuji dan memuliakan Tuhan lewat Vocal Group Solideo

Selamat Datang di Webblog "VOCAL GROUP SOLIDEO PADANG"

Silahkan bergabung dengan kami, dengan senang hati dan tangan terbuka kami menerima kehadiran saudara... Mari kita bersama memuji dan memuliakan Tuhan lewat Vocal Group Solideo

Selamat Datang di Webblog "VOCAL GROUP SOLIDEO PADANG"

Silahkan bergabung dengan kami, dengan senang hati dan tangan terbuka kami menerima kehadiran saudara... Mari kita bersama memuji dan memuliakan Tuhan lewat Vocal Group Solideo

Selamat Datang di Webblog "VOCAL GROUP SOLIDEO PADANG"

Silahkan bergabung dengan kami, dengan senang hati dan tangan terbuka kami menerima kehadiran saudara... Mari kita bersama memuji dan memuliakan Tuhan lewat Vocal Group Solideo

Selamat Datang di Webblog "VOCAL GROUP SOLIDEO PADANG"

Silahkan bergabung dengan kami, dengan senang hati dan tangan terbuka kami menerima kehadiran saudara... Mari kita bersama memuji dan memuliakan Tuhan lewat Vocal Group Solideo

Jumat, 12 Mei 2017

Selamat Jalan Pak Ketua

Jumat, tanggal 12 Mei 2017, sekitar jam 17.30, telah dipanggil ke rumah Bapa di sorga, Ketua Group Solideo Ama Abe Hulu. Sungguh tidak terduga, dimana beliau sebelumnya terlihat masih sangat sehat, namun Tuhan berkehendak lain, telah memanggil beliau di sisiNya.

Beliau dikenal sebagai sosok yang baik, ramah, ceria dan bertanggungjawab baik dalam keluarga maupun dalam organisasi, terlebih-lebih dalam pelayanan di Gereja BNKP Padang. Beliau tetap setia melayani sebagai Satua Niha Keriso sampai tutup usia. Begitu juga sejak berdirinya Group Solideo beliau dipercayakan memegang jabatan Ketua.

Selamat Jalan Pak Ketua, engkau akan selalu kami kenang... Istirahatlah dengan damai di sisi Bapa di sorga...

Jumat, 19 Februari 2016

Hati yang Mau Melayani

Matius 20:26-28
“Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu hendaklah dia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu hendaklah dia menjadi hambamu. Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang”

1. Melayani itu adalah Privilege.

Barangsiapa ingin menjadi besar…, kalimat ini memberi indikasi Tuhan tidak pernah melarang kita memiliki ambisi untuk menjadi besar, memiliki keinginan menjadi orang yang "besar" di dalam pelayanan Tuhan. But if you want to be great, jadilah hamba dengan contoh melayani.

Melayani Tuhan itu berarti sesuatu hak khusus yang Tuhan beri kepada setiap kita. Kenapa? Sebab Kristus di sini menaruh prinsip pelayan, murid-murid menjadi hamba bukan sebagai sesuatu yang Dia paksa inginkan tetapi Dia sendiri telah memberi contoh. 

Waktu Dia menebus hidup kita, Dia memberikan semua keagungan, kebesaran, dan kemulianNya buat kita.Tidak ada orang yang menjadi besar tanpa dia memberikan contoh terlebih dahulu menjadi pelayan di dalam melayani. Itulah sebabnya ‘to serve is a privilege.


2. Melayani itu Anugerah.

Dalam kitab 2 Korintus 4:1 bagi saya ini adalah salah satu prinsip pelayanan yang penting dari rasul Paulus yang mengatakan, “This is by grace of God, this is by His kindness to me…" Saya bisa ambil bagian di dalam pelayanan karena ini adalah anugerah kebaikan dari Tuhan, saya terima dengan hati bersyukur.

Dalam Bahasa Indonesia nya, "Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati". Bukan saja kita harus setia dalam melayani Tuhan, tetapi Tuhan juga mau kita untuk berani.

Dalam kitab Bilangan pasal 13, "Aku akan memberikan tanah perjanjian itu kepadamu tetapi engkau harus maju berperang untuk mendapatkannya." Tanah perjanjian yang diberi Tuhan itu adalah anugerah. Kalau Tuhan tidak memberikannya, kita tidak bisa mendapatkannya. Tetapi bisakah itu datang kepada kita seperti satu hadiah jatuh dari langit?

Kita tidak boleh abaikan prinsip ini: bahwa segala sesuatu yang datang ke dalam hidup kita itu datangnya sebagai berkat dan anugerah dari Tuhan.

Setiap kali anugerah itu datang, dia selalu datang bersamaan dengan respons yang berani.
  • Menerima pelayanan Tuhan itu sebagai kepercayaan, jangan terima dengan pasrah.
  • Menerima pelayanan Tuhan sebagai anugerah dan berkat Tuhan, jangan terima secara terpaksa.
  • Menerima pelayanan Tuhan sebagai anugerah Tuhan, jangan terima dengan malas.
  • Menerima pelayanan sebagai berkat  Tuhan yang datang ke dalam hidupmu jangan terima sebagai sesuatu yang begitu saja datang.
Kalau anugerah Tuhan datang kepadamu, jangan terima dengan pasif dan pasrah. Tuhan tuntut respons dan reaksi dari sisi kita. Karena kemurahan Allah saya terima pelayanan ini dan saya terima dengan spirit berani.


3. Melayani itu harus tuntas, jangan setengah-setengah!!

Galatia 6:9
“Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya kita akan menuai jika kita tidak menjadi lemah.” 
To serve until goal’s happening di dalam hidup kita. Memulai sesuatu itu gampang, tetapi konsisten berada di dalam perjalanan itu bukan hal yang gampang. Hati kita gampang jatuh bangun, kemudian kecewa, pudar, tawar, hal itu lumrah di dalam hidup kita. Tetapi di tengah-tengah seperti itu kita tidak boleh mengabaikan hal ini. 

Tetapi setiap kita melayani Tuhan, tidak boleh tidak harus berani jalan terus & maju.
Mazmur 126:5-6,
“Orang yang menabur benih sambil mencucurkan air mata pasti pulang dengan sorak sorai membawa berkas-berkasnya.”

Berjalan maju dengan air mata tetap tabur benih, pasti pulang membawa berkas-berkasnya. Banyak orang mau tabur benih, mau lekas-lekas dapat berkas-berkasnya tetapi tidak mau dua hal ini: berjalan maju (menabur benih) dan dengan air mata. 

Setiap kita melayani, kita punya goal. Kita harap ingin terus maju. Pelayanan tetap harus berjalan. Kalaupun belum tercapai tetap hati kita harus selalu ada goal.

4. Melayani itu jangan pernah melihat ke belakang. 

Kitab Filipi 3:13 “Aku mengejar apa yang di depan…” Prinsip pelayanan yang penting, kita tidak boleh berhenti untuk hanya kagum atas apa yang kita capai di masa-masa yang lampau. Kita harus terus berjalan, kita sadar pekerjaan Tuhan masih belum selesai, masih belum lengkap, masih banyak yang bisa kita kerjakan. Tidak bisa kesuksesan masa lalu itu menjadi penghalang di dalam pelayanan setiap kita. Melayani dengan tidak melihat apa yang kita sudah kerjakan itu  sempurna. Tidak juga merasa apa yang sudah kita capai menjadi sesuatu kebanggaan dan kesuksesan kita.


5. Melayani itu harus dengan menikmati kepuasan tersendiri di dalamnya.

Kisah Para Rasul 20:35 kalimat Tuhan Yesus, “Adalah lebih berbahagia orang yang memberi daripada menerima.”
2 Korintus 8:1-15, Paulus bicara mengenai pelayanan jemaat di Makedonia. Ini menjadi prinsip pelayanan mereka: ‘find a kind of satisfaction in serving others than to be served.
Bukan soal melayani atau tidak melayani, tetapi pada waktu kita melayani temukanlah satu kepuasan di dalamnya. Itu akan membuat pelayanan kita lebih stabil, lebih konsisten seumur hidup kita.
Ada kerelaan hati, ada sukacita, ada cinta yang muncul sehingga waktu kita mengerjakannya kita bisa menikmati keindahan di dalamnya.

Pelayanan itu ditopang dengan hati yang generous.


6. Melayani dengan Murah Hati.

Lukas 6:36
“Hendaklah kamu murah hati sama seperti Bapamu adalah murah hati.”

Memberikan hospitality. Konsep ini penting sekali karena ini salah satu yang Tuhan mau ada di dalam hati kita,  sebab ada tertulis dalam Ibrani 13:2:

“Janganlah kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang yang tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.”

Orang lain berbeda dengan saudara sendiri. Orang lain berbeda dengan jemaat sendiri. Orang lain berbeda dengan anggota gereja sendiri.
Kita gampang melayani ‘sesama’ tetapi sulit buat ‘others.’
Sesama berarti kadang-kadang mungkin dituntut adanya "hukum timbal balik", tapi kalau others berarti kita memberi dan jangan berharap mendapat balasan karena mungkin dia hanya orang asing yang numpang lewat saja. Dalam hal inilah menurut saya, konsep hospitality ini muncul.
Kalau kita sebagai anak-anak Tuhan hanya berbuat baik kepada orang yang baik kepada kita, melayani kepada orang yang sudah melayanimu, memberi kepada orang yang sudah memberi kepadamu, itu tidak berbeda jauh dengan orang yang tidak percaya Tuhan.
Mulai jadikan hari-hari kita memberi untuk orang lain dan hari-hari yang lain menjadi hari milikmu. Jadikan ada hari di dalam hidupmu, waktu di dalam hidupmu, bagian di dalam hidupmu bagi orang lain. Artinya, itu memang keluar dari hidup kita dengan tidak menuntut balas kembali.
Kalau kita datang ke gereja dengan pikiran, ‘apa yang bisa saya dapat, apa yang bisa kita dapat?’ kita akan kehilangan aspek hospitality ini.
Biar masing-masing dari kita semakin mempunyai "Hati yang Melayani."

Minggu, 17 Januari 2016

Rekreasi ke Pantai Caroline

Minggu tanggal 17 Januari 2016, group Solideo mengadakan rekreasi ke pantai Caroline Bungus dan diikuti oleh seluruh anggota. Rekreasi ini dimaksudkan untuk memberikan penyegaran agar anggota mempunyai semangat baru dalam menjalani segala aktifitas di tahun 2016, sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar keluarga dalam menyambut tahun baru. Pada kesempatan ini juga dilaksanakan pemilihan pengurus yang baru dimana pengurus yang lama telah menjalankan tugasnya selama 4 tahun. Pada pemilihan pengurus baru ini, terpilih sebagai Ketua :  Ama Abe Hulu, Sekretaris : Ama Metria Sarumaha dan Bendahara : Ina Pipit Zalukhu. Diharapkan di bawah kepempinan pengurus ini, group Solideo semakin solid dan semakin maju ke depannya... semoga...
Berikut ini foto-foto keseruan acaranya...

Minggu, 04 Oktober 2015

Mencari Jalan Keluar

Manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi (Ibrani 9:29).

Seorang komedian, W.C. Fields (1880-1946), mampu membuat penonton tertawa
terbahak-bahak, tetapi ia sendiri tidak pernah merasa bahagia. Ia memang tidak pernah memperhatikan kehidupan rohaninya. Namun saat mengetahui dirinya akan mati, ia mulai meluangkan waktu untuk membaca Alkitab. Ketika ditanya tentang minat barunya membaca Kitab Suci, dengan gayanya sebagai komedian Fields menjawab, "Saya sedang mencari jalan keluar, teman."

Fields mungkin belum pernah membaca Ibrani 9:27: "Sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi." Namun ia telah sadar bahwa dirinya akan segera menghadap Allah. Mungkin ia juga telah mengira-ngira apa yang akan dikatakannya jika Tuhan bertanya mengapa ia tidak perlu dihakimi sesuai dosa-dosanya.

Suatu saat nanti kita semua akan menghadap Allah, itu sebabnya kita diperintahkan untuk menyiapkan pertemuan kita dengan-Nya. Bagaimana caranya? satu-satunya persiapan yang harus kita lakukan adalah menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat kita. Dia telah mati untuk menanggung hukuman yang sepatutnya kita terima (2 Korintus 5:21; 1 Petrus 3:18). Ketika kita mengaku sebagai pendosa (Roma 3:23) dan memohon supaya Dia mengampuni dan menyelamatkan kita (Kisah Para Rasul 16:31; Roma 10:13), maka kita akan dibawa kepada hubungan yang benar dengan Allah (2 Korintus 5:18-19).

Sudahkah anda mempersiapkan diri? Tidak ada jalan keluar lain -- Vernon Grounds

Jangan Merencanakan Bertobat Pada Pukul 11.00, Karena Anda Mungkin Akan Mati Pada Pukul 10.30

Senin, 14 September 2015

Vocal Group Solideo Padang

Berawal dari kerinduan untuk memuji dan memuliakan Tuhan, timbullah gagasan dari seorang hamba Tuhan yang melayani di Gereja BNKP Padang pada tahun 2011 untuk membentuk sebuah vocal group. Beliau adalah Alm. Pdt. M. Titi Laowö, S.Th yang saat itu menjabat sebagai pendeta fungsional di Gereja BNKP Jemaat Padang. Ditengah rongrongan penyakit yang dideritanya, beliau tergerak membentuk vocal group dengan menghimpun beberapa orang anggota keluarga yang diberi nama Vocal Group Solideo. Solideo berarti "Segala Kemuliaan Hanya Bagi Tuhan", nama ini dipilih sesuai dengan artinya yang bertujuan memuji dan memuliakan Tuhan. Pertama sekali Vocal Group Solideo menyumbangkan lagu di Gereja BNKP Padang pada awal bulan Desember tahun 2011. Seiring berjalannya waktu, anggota Vocal Group Solideopun semakin lama semakin bertambah. Dari yang semula hanya beranggotakan 7 keluarga hingga tahun 2015 anggota aktif telah mencapai 14 keluarga.

Dengan semakin bertambahnya anggota, maka diharapkan semakin bertambah juga jiwa-jiwa yang mempunyai kerinduan untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan, sebagai ungkapan syukur dan sukacita atas segala anugerah dan berkat yang telah kita terima dari Tuhan. Tidak hanya sebatas menyumbangkan lagu di gereja saja, Solideo juga secara rutin mengadakan kebaktian rumah tangga sekali sebulan, untuk menambah keimanan serta wawasan anggota tentang firman Tuhan.

Sejak dibentuk sampai saat ini vocal group Solideo banyak melewati hambatan dan tantangan yang dihadapi. Mulai dari anggota yang keluar, anggota yang meninggal dan hal-hal lain yang menghambat perjalanannya, namun puji Tuhan... Solideo tetap solid, semakin lama semakin bertumbuh dan berkembang serta teguh dalam memuji dan memuliakan Tuhan. Hal ini dibuktikan dengan semakin bertambahnya anggota yang mau bergabung dengan Vocal Group Solideo.

Anggota Solideo

Anggota Solideo pada awalnya terdiri dari:
-  Pdt. Sudirman Halawa, S.Th & (Alm) Pdt. M. Titi Laowö, S.Th (Penggagas berdirinya Solideo)
-  Pdt. Ms. Telaumbanua, S.Th & Ina Angel Telaumbanua
-  Ama & Ina Yona Hura
-  Ama & Ina Abe Hulu
-  Ama & Ina Pipit Zalukhu
-  Ama & Ina Herlin Zebua
-  Ama & Ina Thania Waoma

Pada saat ini anggota tetap adalah:
-  Ama & Ina Yona Hura
-  Ama & Ina Abe Hulu
-  Ama & Ina Pipit Zalukhu
-  Ama & Ina Thania Waoma
-  Ama & Ina Dani Waruwu
-  Ama & Ina Stevi Zebua
-  Ama & Ina Sesma Zalukhu
-  Ama & Ina Metria Sarumaha
-  Ama & Ina Tian Duha
-  Ama & Ina Herlin Zebua
-  Ina Nici Hura
-  Ama & Ina Shinta Bu'ulölö
-  Ama & Ina Ferry Gulö
-  Ama & Ina Jones Giawa (Pdt. Renisama Giawa, S.Th)